Decoder Tidak Dapat Menerima Sinyal K VIsion

Decoder Tidak Dapat Menerima Sinyal K Vision

Sering kali tiba-tiba muncul notifikasi pesan dengan tulisan “Decoder tidak dapat menerima sinyal” pada layar televisi. Siaran berubah gelap tidak bisa ditonton seperti kemarin. Biasanya terjadi pada pengguna layanan TV satelit seperti K-Vision dan MNC Vision.

Ada banyak sekali penyebab masalah ini mulai dari arah parabola yang kurang tepat, port kabel yang kendor, konektor berkarat, receiver error, gagal aktivasi, pengaturan antena yang salah, LNB yang rusak dan lain-lain.

Kadang butuh pengecekan mendalam dan waktu lama untuk mencari sebab pasti dari hilangnya sinyal K-Vision. Solusi terbaik mengatasi K-Vision tidak ada sinyal adalah memanggil teknisi terdekat. Mereka yang berpengalaman pasti dapat mengatasi dengan cepat dan tepat.

Decoder Tidak Dapat Menerima Sinyal K Vision

Nah bagi yang penasaran ingin mencoba sendiri, silahkan ikuti beberapa langkah sederhana di bawah ini!

1. Cek Kabel Antena

cara mengatasi K Vision tidak ada sinyal dengan mudah

Seperti yang tertulis dalam jendela peringatan, langkah pertama yang harus dilakukan akan mencopot kabel antena yang tersambung ke receiver lalu memasangnya kembali (letaknya di belakang receiver).

Kalau belum ada perubahan, cek ujung kabel yang tersambung ke LNB anda, copot dan pasang lagi. Pastikan tidak ada kabel dari receiver hingga LNB yang terkelupas, bengkok, berkarat. Hal semacam ini bisa disebabkan termakan usia atau digigit oleh tikus. Selanjutnya cobalah mematikan receiver lalu menyalakan kembali.

Masih belum normal? Silahkan cek berapa besar intensitas dan kualitas sinyal yang didapatkan oleh receiver K-Vision.

2. Cek Arah Parabola

Kalau ternyata intensitas sinyal ada sudah bernilai 60 sedangkan kualitas sinyal masih 0, kemungkinan besar arah parabola belum tepat atau bergeser. Hal ini bisa terjadi karena angin kencang, gempa dan tersenggol kucing. Perhatikan juga apakah ada dahan pohon yang tumbuh menghalangi arah parabola menuju satelit.

Kita perlu repointing atau menyetel parabola ke arah yang benar,

  • K-Vision C-band di parabola jaring menuju Telkom 4 108.0° Bujur Timur
  • K-Vision Ku-band di parabola mini menuju Measat 3a 91.4° Bujur Timur

Gunakan aplikasi tracking android untuk mencari sinyal parabola seperti Satfinder agar lebih mudah. Simpelnya kalau dari Jawa, satelit Measat 3a itu arahnya barat agak geser utara sedangkan Telkom 4 itu mendongak keatas arah sedikit ke utara. Wilayah lain menyesuaikan bujur dari lokasi anda.

Khusus pengguna baru, receiver K-Vision yang belum dapat sinyal bisa terjadi karena salah pengaturan satelit dan lupa memasukkan frekuensi transponder. Ingat ya frekuensi K-Vision C-band adalah Telkom 4 ada di 3860 V 31000 dan 4060 V 31000. Untuk Ku-band 12396 H 31000 dan 12436 H 31000. Jangan sampai kebalik karena arah kedua satelit jauh beda.

Sejak Oktober 2020, frekuensi 3600 V 31000 yang ada di Palapa D 113.0° BT sudah menghilang. Hal ini disebabkan karena Palapa D sudah habis masa operasinya sedangkan satelit pengganti gagal mencapai orbit. Entah kapan Kominfo akan meluncurkan satelit kembali untuk orbit 113° BT.

3. Cek Pengaturan Antena

Bagi anda yang hanya menargetkan satu satelit lebih baik ubah pengaturan Diseqc ke Disable dan 22K ke OFF. Oh iya untuk pengaturan frek LNB C-band itu 5150 sedangkan Ku-band 9750/10600. Pastikan juga polarisasi sudah tepat sesuai dengan frekuensi masing-masing.

Sedangkan anda yang lock lebih dari satu satelit dengan beberapa LNB dalam satu dish. Kemungkinan ada pengaturan port Switch yang salah, cek dulu apakah port sudah benar. Setelah itu coba ubah setting 22k dari ON ke OFF untuk memancing sinyal. Setiap kali mengubah pengaturan antena, tunggu beberapa detik untuk melihat perubahan sinyal yang diperoleh.

4. Cek LNB dan Switch/ Diseqc

Jika intensitas dan kualitas sinyal masih bernilai 0, kemungkinan ada LNB atau kabel yang rusak sehingga sinyal tidak sampai ke receiver. Pastikan juga tidak ada karat di konektor atau kotoran yang menempel.

Cara paling mudah mengecek rusak tidaknya LNB adalah memasang LNB lain yang 100% normal. Kalau LNB normal tersebut juga gagal berarti ada kabel/ sambungan yang error. Sebaliknya kalau LNB normal tersebut mendapat sinyal, sudah pasti LNB lama yang rusak.

Bagi yang lock lebih dari satu satelit, bisa juga switch/ diseqc yang error. Apakah siaran dari satelit lain juga kehilangan sinyal atau cuma satelit K-Vision saja? Paling ribet mengecek bagian port-port ini, kalau kesulitan lebih baik konsultasi dengan teknisi.

5. Cek Receiver

Kalau kabel tersambung baik, arah parabola tepat, alat tempur masih bagus dan pengaturan antena sudah benar namun sinyal masih zonk, kemungkinan receiver yang error karena update yang gagal atau corrupt.

Cara mengetesnya dengan meminjam receiver K-Vision milik saudara/ tetangga yang 100% berfungsi baik. Kalau ternyata siaran bening ketika menggunakan receiver tetangga, ada kemungkinan receivermu bermasalah. Kalau sama-sama tidak dapat sinyal, bisa karena hal-hal yang disebutkan di atas.

Untuk pelanggan baru, kemungkinan decoder belum diaktivasi oleh toko. Paling gampang adalah kembali ke toko tempatmu membeli dan minta dibantu aktivasi. Kita bisa juga aktivasi sendiri dengan menghubungi Whatsapp dengan nomor 0811 9500 828 atau 0855 1500 828.

Pertama lihatlah apakah anda sudah memiliki nomor pelanggan atau belum. Caranya kirimkan CEK(spasi)SerialNo. Serial number dan Kode CAS ada di kardus decoder terletak di bawah STBID. Kalau kode sales silahkan cek dengan KODESALES atau KODE(spasi)*SALES*.

Nah kalau anda belum terdaftar harus registrasi perangkat baru dengan format, REG(spasi)NamaPelanggan#NoHP#SerialNo#CASNo#KodeSales

Bagi yang ragu dengan cara mengatasi decoder tidak dapat menerima sinyal K Vision dalam artikel ini, silahkan menghubungi call center 08111 500 828. Di sana ada mas/ mbak Customer Service yang siap menjawab semua pertanyaan tentang siaran K-Vision termasuk sinyal yang hilang, frekuensi terbaru, pengaturan receiver dll.

6. Pindah Satelit

Hal ini jarang namun bisa terjadi seperti pada satelit Palapa D yang berhenti beroperasi pada tahun 2020 ini. Gagalnya satelit pengganti yaitu Nusantara 2 membuat banyak channel migrasi ke satelit lain. Salah satunya adalah K-Vision yang memutuskan pindah ke Telkom 4.

Kebetulan banyak orang yang lock Pal-Kom dalam satu dish. Jadi tidak perlu repot untuk tracking ulang/ mengubah arah parabola. Cukup masukkan frekuensi baru di Telkom 4 lalu scan ulang, setting hanya “Hanya FTA” ubah ke tidak. Tunggu sebentar pasti langsung cling asalkan kualitas sinyal bagus.

Akhir Kata

Pihak K-Vision sendiri hanya menuliskan dua solusi untuk decoder tidak dapat menerima sinyal yaitu cek koneksi kabel antena di dekoder dan menghubungi call center untuk penangganan lebih lanjut. Hal ini wajar banget karena banyak sekali hal yang mungkin menjadi penyebab K Vision tidak ada sinyal.

Kita harus mengecek satu persatu hal yang diduga menjadi penyebab hilangnya sinyal. Dari semua yang paling sering menjadi penyebab adalah parabola yang bergeser ataupun pengaturan frekuensi dan antena yang salah. Untuk kabel, LNB dan Switch error hanya terjadi pada pengguna lama yang lebih dari 2-3 tahun.

Terhitung sejak September 2020, K-Vision untuk C-band hanya mengudara di Telkom 4. Siaran yang ada di Palapa D sudah menghilang, sebaiknya hapus saja frekuensi lama. Sedangkan Ku-band masih setia disiarkan melalui Measat 3a lengkap dengan Garmedia.

Kalau anda mengalami kesulitan sebaiknya menggunakan jasa teknisi. Peralatan mereka lebih lengkap yang didukung dengan pengalaman. Dijamin siaran K-Vision anda bisa kembali normal dalam waktu cepat. Semua yang tertulis dalam artikel ini bisa terapkan untuk receiver Bromo, Cartenz dan GOL (Gardiner, Optus dan LGsat).