Frekuensi Jawa Pos TV Terbaru di Parabola dan UHF

Frekuensi Jawa Pos TV di Parabola dan UHF

Jawa Pos TV merupakan televisi berjaringan yang resmi mengudara sejak Agustus 2015. Saat ini telah menjangkau 17 provinsi Indonesia yang disiarkan melalui 34 titik pemancar terestrial. Bagi yang belum terjangkau UHF dapat memperoleh siarannya melalui satelit, berapa kode frekuensi Jawa Pos TV terbaru di parabola?

Dari namanya pasti banyak yang tahu bahwa channel ini merupakan bagian dari Jawa Pos Group. Konten yang disiarkan mayoritas berita nasional dan daerah yang dihimpun dari seluruh TV lokal anggota jaringan Jawa Pos TV. Mereka adalah JTV, Padang TV, PonTV, Riau TV, PJTV dan masih banyak lagi.

Program andalannya adalah siaran berita dalam Nusantara Kini yang tayang pagi, siang, petang hingga malam. Selain itu ada Untuk Perempuan dan Inspirasi Nusantara yang memberikan tayangan edukatif dan inspiratif. Pada Mei 2018 semua jaringan sindikasi Jawa Pos TV menayangkan program-program VICELAND, informasi lebih lengkap cek di vice.com.

Frekuensi Jawa Pos TV di Parabola

Hingga sekarang kita masih bisa menyaksikan Jawa Pos TV secara free to air baik itu di jalur C-band dan Ku-band. Sayang jumlahnya lebih sedikit dibandingkan tahun lalu karena ada 1-2 siaran yang menghilang. Alternatif adalah tayangan relai yang disiarkan oleh TV Lokal jaringan Jawa Pos Group yang menyebar di seluruh Indonesia melalui antena UHF.

Frekuensi Jawa Pos TV C-band

Kabar buruk siaran di Palapa D entah mengapa tiba-tiba menghilang sejak Februari 2020 dan belum ada gantinya. Bisa cuma sementara atau hilang permanen. Mudah-mudahan segera ada kejelasan.

Saat ini satu-satunya harapan bagi pengguna parabola jaring adalah siaran di satelit Palapa D. Menempati transponder 3880 H bersama dengan Metro TV, Sinema Indonesia dan Elshinta TV. Siaran menggunakan standar DVB-S dan format video MPEG-2 sehingga dapat dinikmati dengan receiver lama.

Nama Satelit Posisi Frekuensi Keterangan
Palapa D 113.0°E 3880 H 29900 FTA
DVB-S
MPEG-2

Dulu Jawa Pos TV masuk ke dalam K-Vision dan Matrix Garuda yang juga menempati transponder satelit Palapa D. Walaupun sekarang hilang namun dampaknya tidak seberapa karena masih ada siaran FTA dalam satelit yang sama.

Frekuensi Jawa Pos TV Ku-band

Pilihan pengguna parabola mini ada dua yaitu Garmedia K-Vision yang free to air atau SMV Freesat yang free to view. Keduanya menyajikan siaran yang memenuhi standar DVB-S2 dan format MPEG-4. Mayoritas orang lebih menyukai Garmedia karena bisa dinikmati dengan sembarang merk dan tipe decoder.

Nama Satelit Posisi Frekuensi Keterangan
Measat 3a 91.4°E 12436 H 31000 FTA Garmedia
DVB-S2
MPEG-4
ABS 2A 75.0°E 12290 V 44000 $SMV Freesat TV
DVB-S2
MPEG-4

Kita masih dapat menemukan jejak digital bahwa Jawa Pos TV yang sempat mampir di Ninmedia Chinasat 11 (12500 V) dan Matrix Garuda SES 9 (11101 V). Pengguna Ninmedia bisa menikmati siaran relai dalam channel Pal TV, Riau TV, Pon TV, JTV, Padang TV dll yang masih FTA di satelit Chinasat 11.

Frekuensi Jawa Pos TV UHF

Saluran televisi Jawa Pos ditayangkan terestrial di frekuensi 60 UHF untuk wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Selain itu siarannya direlai oleh banyak stasiun televisi lokal Grup Jawa Pos yang menjangkau 2/3 kepulauan Nusantara. Berikut ini adalah daftar lengkap jaringan sindikasi TV lokal serta frekuensi antena UHF terbaru.

Nama Kota Nama Televisi Frekuensi UHF
Medan Medan TV 53 UHF
Batam Batam TV 51 UHF
Tanjung Pinang, Bangka Belitung TVTPI 25 UHF
Pekanbaru, Riau Riau TV 46 UHF
Rokan Hilir, Riau Rohil TV 22 UHF
Rokan Hulu, Riau Rohul TV 23 UHF
Dumai, Riau Dumai TV 54 UHF
Bengkalis, Riau Bengkalis TV 23 UHF
Padang, Sumatra Barat Padang TV 33 UHF
Jambi Jek TV 49 UHF
Bengkulu RBTV 46 UHF
Bengkulu BETV 25 UHF
Palembang, Sumatra Selatan PAL TV 42 UHF
Bandar Lampung, Lampung Radar Lampung TV 48 UHF
Banten (Tangerang dan Pandeglang) JawaPosTV 60 UHF
Bandung, Jawa Barat SKTV 28 UHF
Sumedang, Jawa Barat SKTV Sumedang 29 UHF
Kabupaten Pati, Jawa Tengah SIMPANG5TV 59 UHF
Surabaya, Jawa Timur JTV 60 UHF
Malang, Jawa Timur JTV Malang 34 UHF
Jember, Jawa Timur JTV Jember 50 UHF
Bondowoso, Jawa Timur JTV Bondowoso 45 UHF
Banyuwangi, Jawa Timur JTV Banyuwangi 36 UHF
Bojonegoro, Jawa Timur JTV Bojonegoro 41 UHF
Madiun, Jawa Timur JTV Madiun 42 UHF
Pacitan, Jawa Timur JTV Pacitan 25 UHF
Trenggalek, Jawa Timur JTV Trenggalek 50 UHF
Kediri, Jawa Timur JTV Kediri 31 UHF
Tuban, Jawa Timur Citra TV 45 UHF
Singaraja (WITA) Nirwana TV 24 UHF
Pontianak, Kalimantan Barat (WIB) PONTV 54 UHF
Balikpapan, Kalimantan Timur (WITA) Balikpapan TV 26 UHF
Samarinda, Kalimantan Timur (WITA) STV 59 UHF
Manado, Sulawesi Utara (WITA) Kawanua TV 52 UHF
Makassar, Sulawesi Selatan (WITA) Fajar TV 49 UHF

Untuk mendapatkan nomor frekuensi Jawa Pos TV Mhz tinggal konversi UHF ke Mhz. Cara menghitungnya dengan pakai rumus UHF x 8 + 303,25 Mhz. Misalnya 30 UHF berarti 30 x 8 + 303,25 = 240 + 303,25 = 543,25 Mhz. Perlu diingat kadang ada saluran TV yang memakai akhiran 0,31 bukan 0,25 Mhz.

Cara Mencari Jawa Pos TV yang Menghilang

Sering kali tiba-tiba siaran yang mulanya bening tiba-tiba hilang dari layar televisi. Tidak perlu buru-buru mengubah arah parabola ataupun mengatur decoder. Sebaiknya pahami dulu kenapa Jawa Pos TV menghilang di parabola. Ada beberapa hal yang mungkin menjadi penyebab utama seperti tutup tirai, teracak, gangguan, pemeliharaan jaringan dll.

Carilah informasi terbaru di grup dan fanspage facebook yang merupakan tempat berkumpulnya para pengguna parabola Indonesia. Kalau memang terjadi error berjamaah pasti banyak yang membicarakan. Sebaliknya jika sepi-sepi saja kemungkinan peralatanmu yang sedang bermasalah.

Berhenti Siaran

Seperti dibahas sebelumnya, Jawa Pos TV telah menghilang dan digantikan channel lain di Matrix Garuda, K-Vision dan Ninmedia. Solusinya menonton kembali adalah mencari siaran alternatif yang masih free to air seperti Palapa D untuk C-band dan Garmedia untuk Ku-band. Jika kesulitan mendapatkan Jawa Pos TV maka lebih baik memilih salah satu jaringan sindikasi TV lokal.

Siaran Teracak

Channel dengan slogan “Paling Indonesia” ini mulai dilirik pengguna parabola setelah mengantongi hak siar Piala Indonesia 2018-2019 bersama dengan RCTI. Seperti biasa ketika pertandingan sepak bola dimulai, layar televisi pasti langsung gelap karena teracak.

Dulu kita dapat kembali menyaksikan Jawa Pos TV dengan bisskey terbaru namun sekarang sudah tidak bisa. Jenis enkripsi yang diterapkan konon adalah Conax sama dengan RCTI dan MNC Group. Para tracker mengenalnya sebagai acakan maut yang sulit dibobol dengan peralatan biasa.

Hak siar yang didapatkan Jawa Pos TV hanya untuk siaran di UHF jaringan terestrial sehingga tayangan melalui satelit pasti teracak. Solusi menonton Liga Indonesia adalah membeli paket premium di parabola. Jika ingin gratis tinggal balik lagi memakai antena UHF, pasang yang tinggi supaya sinyalnya bagus.

Kesimpulan

Sekarang pilihan siaran Jawa Pos TV free to air di parabola sangatlah sedikit. Pengguna parabola jaring hanya bisa mengandalkan siaran satelit Palapa. Sedangkan dish mini berada di Measat 3a yang masuk transponder Garmedia K-Vision.

Total ada lebih dari 35 TV lokal dari Jawa Pos Group yang merelai siaran Jawa Pos TV di antena UHF. Channel-channel ini disiarkan melalui 34 titik pemancar yang konon menjangkau 2/3 wilayah Indonesia. Selain itu ada beberapa yang disiarkan free to air melalui satelit populer seperti Chinasat 11 Ku-band.

Sekian artikel tentang frekuensi Jawa Pos TV di parabola lengkap dengan UHF dari semua jaringan sindikasi TV lokal. Freqnesia akan sesegera mungkin mengupdate saat ada perubahan. Informasi lebih detail tentang program acara dan schedule dapat kalian cari di website official dan fanspage sosial media.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *